Bangun Nagari Tangguh, KSB Salido Saiyo Adakan Pelatihan Kesiapsiagaan

  • Nov 06, 2025
  • RikoSajo

Pessel, MimbarNagari.kim.id — Kelompok Siaga Bencana (KSB) Salido Saiyo melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas relawan pada Kamis (6/11) di Pantai Balai Lamo, Salido. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari anggota KSB, relawan, serta masyarakat sekitar.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir. Selain memberikan pengetahuan teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat koordinasi antarinstansi dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.

Hadir sebagai narasumber, Kapolsek IV Jurai IPTU Edy Roszal dan Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyandri, S.T., M.T. Keduanya membagikan pengalaman dan pengetahuan terkait kesiapsiagaan, mitigasi, serta penanganan darurat bencana di lapangan.

Dalam materinya, Mulyandri menekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan agar masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat saat menghadapi bencana. Menurutnya, pengetahuan dasar seperti evakuasi, komunikasi darurat, dan koordinasi lapangan harus dimiliki oleh setiap anggota KSB.

Ia juga menjelaskan bahwa KSB merupakan garda terdepan dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat nagari. Dengan pelatihan berkelanjutan, diharapkan masyarakat lebih tangguh dan tidak panik saat terjadi situasi darurat.

Kapolsek IV Jurai, IPTU Edy Roszal, dalam paparannya menjelaskan perbedaan antara bencana alam dan nonalam. Ia menyebutkan bahwa bencana nonalam biasanya disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti gagal teknologi, wabah penyakit, konflik sosial, hingga aksi teror.

“Pemahaman tentang berbagai jenis bencana penting agar masyarakat dapat mengenali potensi ancaman di sekitarnya dan mengambil langkah pencegahan sejak dini,” ungkapnya di hadapan peserta pelatihan.

Pj. Wali Nagari Salido, Roni Marta Gusrianto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi semangat para peserta dan narasumber. Ia berharap pelatihan seperti ini dapat rutin dilaksanakan agar kemampuan masyarakat semakin meningkat.

Roni juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan hingga selesai dan memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat pesisir yang rentan terhadap bencana alam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KSB Salido Saiyo, Ade Putra, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen KSB dalam membangun nagari tangguh bencana. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Salido dan sekitarnya. Koko