Bupati Hendrajoni Lantik 56 Wali Nagari, Ingatkan Pengelolaan Dana Desa 2026
- Jan 06, 2026
- RikoSajo
- Kabar Nagari , Umum
PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI.KIM.ID - Sebanyak 56 Wali Nagari terpilih di Kabupaten Pesisir Selatan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Senin (6/1).
Pelantikan para Wali Nagari tersebut dilaksanakan dalam dua tahap dan dipusatkan di dua lokasi berbeda, menyesuaikan pembagian wilayah nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.
Tahap pertama pelantikan digelar pada pagi hari di Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Tapan. Sebanyak 24 Wali Nagari mengikuti prosesi pelantikan di lokasi tersebut.
Sementara itu, pada siang harinya, pelantikan tahap kedua dilaksanakan di Gedung Painan Convention Center (PCC), Painan. Sebanyak 32 Wali Nagari lainnya resmi dilantik dalam prosesi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pesisir Selatan atas kedewasaan politik yang ditunjukkan selama seluruh tahapan pemilihan Wali Nagari berlangsung.
Ia menilai proses demokrasi di tingkat nagari berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat partisipasi aktif masyarakat serta peran seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Hendrajoni, para Wali Nagari yang telah dilantik merupakan pemimpin bagi seluruh lapisan masyarakat di nagari masing-masing, tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik sebelumnya.
Oleh karena itu, ia menegaskan agar tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan di tengah masyarakat pascapemilihan Wali Nagari.
“Wali Nagari adalah pelayan bagi seluruh masyarakat. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan antara yang memilih maupun yang tidak memilih,” tegas Hendrajoni.
Selain itu, Bupati meminta para Wali Nagari segera melakukan konsolidasi internal pemerintahan nagari serta merangkul seluruh elemen masyarakat demi menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial.
Hendrajoni juga menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi pengelolaan dana desa, khususnya pada tahun anggaran 2026 yang mengalami sejumlah penyesuaian kebijakan.
Ia mengingatkan agar pengelolaan anggaran nagari dilakukan secara hati-hati, transparan, dan bertanggung jawab guna menghindari kesalahan administrasi maupun potensi permasalahan hukum.
Lebih lanjut, para Wali Nagari diharapkan mampu menjadi ujung tombak pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, seperti Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mengaji, Nagari Sehat, dan Nagari Sejahtera, yang difokuskan pada pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Koko