Investor Jepang Lirik Potensi Energi Surya di Kawasan Wisata Mandeh

  • Oct 31, 2025
  • Riko Chandra

Pessel, MimbarNagari.kim.id – Kawasan wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali menjadi sorotan dunia internasional. Selain dikenal dengan keindahan alam bahari yang menawan, kawasan ini juga menyimpan potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Pada Rabu (29/10), rombongan investor asal Jepang yang difasilitasi oleh PT Awina Sinergi International melakukan kunjungan langsung ke Bukik Ameh, salah satu titik strategis di kawasan Mandeh. Rombongan tersebut didampingi oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bukik Ameh dinilai memiliki karakteristik geografis yang ideal untuk pembangunan PLTS berskala besar. Kondisi lahan yang terbuka dengan intensitas cahaya matahari tinggi menjadi keunggulan utama yang mendukung pengembangan energi surya di wilayah tersebut.

Perwakilan PT Awina Sinergi International menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan surat pernyataan minat investasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Berdasarkan hasil kajian awal, potensi daya listrik yang dapat dihasilkan di Bukik Ameh diperkirakan mencapai 50 hingga 100 megawatt.

“Kami melihat Kawasan Mandeh sebagai lokasi strategis untuk pengembangan energi surya di Sumatera. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, proyek ini berpotensi menjadi percontohan energi bersih yang berdampak luas,” ujar perwakilan PT Awina Sinergi International usai peninjauan lokasi.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyambut positif rencana investasi tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi seluruh tahapan yang diperlukan. Ia menilai, investasi di bidang energi terbarukan sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan yang tengah diupayakan pemerintah daerah.

“Rencana pembangunan PLTS di Mandeh sangat kami dukung. Selain memperkuat ketahanan energi, proyek ini juga menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Hendrajoni.

Ia menambahkan, kehadiran investor asing di sektor energi akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Selain membuka lapangan kerja baru, proyek tersebut juga diharapkan mendorong transfer teknologi dan memperkuat sektor pariwisata melalui ketersediaan listrik yang lebih andal. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan investor, Pesisir Selatan optimistis dapat menjadi salah satu pelopor energi hijau di Sumatera Barat.Koko