KOMITMEN HENDRAJONI Perkuat Kesehatan, RSUD Tapan Tampil Lebih Representatif
- Feb 11, 2026
- Admin : Riko Candra
- Umum
PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meresmikan Gedung Farmasi dan Gedung Rawat Inap RSUD Tapan serta Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) Pasar Tapan, Rabu (11/2). Peresmian ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah selatan kabupaten.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Darmasnyah dan Sekretaris Daerah Zainal Arifin, bersama jajaran pejabat daerah, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor kesehatan.
Dengan beroperasinya gedung baru tersebut, RSUD Tapan diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan yang prima, cepat, dan profesional kepada masyarakat. Penambahan fasilitas ini juga diharapkan mampu mengurangi beban rujukan ke rumah sakit di luar daerah.
Pemerintah daerah menilai peningkatan infrastruktur kesehatan merupakan kebutuhan mendesak yang harus terus diprioritaskan. Gedung Farmasi dan ruang rawat inap yang representatif menjadi penunjang utama peningkatan mutu layanan medis.
Kepala Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Ramadhani, mengatakan pembangunan kesehatan saat ini difokuskan pada infrastruktur yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Menurutnya, penguatan layanan tidak hanya dilakukan di RSUD Tapan, tetapi juga menjangkau fasilitas lain seperti Puskesmas Balai Selasa dan Pustu Pasar Tapan. Langkah ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan dasar kepada warga.
Sepanjang tahun berjalan, pemerintah daerah juga telah merehabilitasi 17 fasilitas kesehatan di berbagai kecamatan. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan kondisi sarana dan prasarana tetap layak serta mendukung pelayanan yang maksimal.
Di sisi lain, sejumlah usulan Pemkab Pesisir Selatan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Bantuan yang diberikan berupa enam unit kursi perawatan, dua unit alat EKG, serta dukungan anggaran sebesar Rp2 miliar.
Agustina menyebutkan, tambahan sarana dan dukungan anggaran tersebut akan memperkuat kapasitas pelayanan RSUD Tapan dan fasilitas lainnya sehingga masyarakat tidak perlu dirujuk jauh untuk memperoleh layanan medis dasar maupun penunjang.
Dalam arahannya, Bupati Hendrajoni mengingatkan manajemen rumah sakit agar seluruh fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah dirawat secara optimal. Ia menegaskan bahwa sarana kesehatan merupakan aset penting yang harus dijaga keberlanjutannya.
Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa pemeliharaan yang konsisten. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran rumah sakit memiliki komitmen kuat untuk menjaga kualitas fasilitas yang ada.
Persoalan kebersihan juga menjadi perhatian khusus. Bupati meminta pengelolaan sampah medis dan nonmedis dilakukan sesuai standar agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan.
Ia pun mengajak seluruh pegawai RSUD Tapan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, pelayanan kesehatan diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Pesisir Selatan. RIKO