LISDA HENDRAJONI Gencarkan Perlindungan Perempuan dan Anak, Nobar Film Edukatif Membludak di Padang

  • Jun 11, 2026
  • Admin : Riko Candra

PADANG, MIMBARNAGARI — Kampanye pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pemutaran film Suamiku Lukaku mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Sumatera Barat. Kegiatan yang digelar Garnita Partai NasDem bersama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Barat itu berhasil menarik sekitar 700 peserta dalam tiga sesi pemutaran yang berlangsung pada 9 dan 10 Juni 2026.

Tingginya minat masyarakat bahkan membuat jumlah peserta melampaui kuota yang sebelumnya telah disiapkan panitia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak semakin mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Kegiatan nonton bareng (nobar) dipusatkan di XXI Transmart Padang dan menjadi bagian dari kampanye sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya serta dampak kekerasan yang dialami perempuan dan anak.

Ketua Garnita Partai NasDem sekaligus Ketua IPEMI Sumatera Barat, Lisda Hendrajoni, mengatakan bahwa film dipilih sebagai media edukasi karena mampu menyampaikan pesan kemanusiaan secara lebih dekat dan menyentuh emosi penonton.

Menurut Lisda, Suamiku Lukaku mengangkat realitas yang masih banyak terjadi di tengah masyarakat, namun kerap tidak terungkap ke ruang publik. Melalui film tersebut, masyarakat diajak memahami berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi dalam lingkungan keluarga maupun sosial.

Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan pribadi. Sebaliknya, masalah tersebut harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak asasi manusia dan masa depan generasi bangsa.

Selain pemutaran film, kegiatan juga dirangkai dengan sesi meet and greet bersama aktris senior Ayu Azhari. Kehadiran artis nasional tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat pesan kampanye yang diusung panitia.

Dalam kesempatan itu, peserta tidak hanya menyaksikan film, tetapi juga mendapatkan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya membangun lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari organisasi perempuan, komunitas sosial, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum. Keragaman peserta menunjukkan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak menjadi perhatian lintas kelompok.

Panitia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal positif bahwa kampanye sosial dengan pendekatan kreatif dan edukatif mampu menjangkau lebih banyak kalangan. Kesadaran publik yang terus meningkat diharapkan dapat mendorong keberanian korban maupun saksi untuk melaporkan tindakan kekerasan.

Melalui kegiatan ini, Garnita Partai NasDem dan IPEMI Sumatera Barat berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Semangat kampanye yang diusung, yakni "Berani Bicara, Berani Melindungi, Berani Bergerak", diharapkan menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkeadilan bagi perempuan dan anak. RIKO