LISDA HENDRAJONI Datangi Huntara Puluik-Puluik, Pastikan Korban Bencana Tak Terlupakan
- Feb 25, 2026
- Admin : Riko Candra
PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI.KIM.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni, mengunjungi warga terdampak banjir dan longsor yang kini tinggal di hunian sementara (huntara) di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (23/2/2026).
Sebanyak 31 kepala keluarga (KK) masih menempati huntara tersebut setelah rumah mereka rusak akibat bencana yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu. Hingga kini, para korban masih menantikan realisasi pembangunan hunian tetap dari pemerintah.
Dalam kunjungannya, Lisda menyerahkan bantuan paket sembako kepada seluruh keluarga penghuni huntara. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, khususnya selama menjalani ibadah puasa Ramadan.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian, terutama di bulan Ramadan. Jangan sampai kebutuhan dasar mereka terabaikan dalam kondisi seperti ini,” ujar Lisda saat berdialog dengan warga.
Ia menegaskan, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal proses penanganan pascabencana, mulai dari penyaluran bantuan hingga percepatan pembangunan hunian tetap. Menurutnya, pemulihan tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat.
“Kami akan mendorong agar seluruh program pemulihan berjalan tepat sasaran dan pembangunan rumah permanen bagi warga bisa segera terealisasi,” tegasnya.
Selain menyerahkan bantuan, Lisda juga menyempatkan diri mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga selama tinggal di huntara. Ia menilai penanganan pascabencana tidak cukup hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial dan kesejahteraan para korban.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial dan kebencanaan, Lisda menyatakan komitmennya untuk membawa aspirasi masyarakat Bayang Utara ke tingkat pusat agar mendapat perhatian serius.
Kehadiran rombongan disambut hangat warga. Mereka berharap perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah, terus berlanjut hingga proses relokasi dan pembangunan hunian tetap benar-benar tuntas.
Salah seorang warga, Rina (38), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, paket sembako tersebut sangat membantu kebutuhan keluarga, terutama untuk sahur dan berbuka puasa.
Saat ini, puluhan keluarga di huntara Nagari Puluik-Puluik masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan fasilitas terbatas. Mereka berharap kepastian relokasi atau pembangunan rumah permanen dapat segera diwujudkan agar kehidupan kembali normal.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap penanganan korban bencana, sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih berjuang bangkit pascabencana di Pesisir Selatan. RIKO