SAN ALIDA MANAGEMENT Sukses Orkestrasi Semarak Idul Fitri 1447 H di Pantai Carocok
- Mar 27, 2026
- Admin : Riko Candra
PAINAN, MIMBARNAGARI – Semarak perayaan Idul Fitri di Pantai Carocok tahun ini tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan kualitas penyelenggaraan event yang matang dan profesional. Di balik kemeriahan tersebut, peran San Alida Managemen tampil menonjol sebagai motor utama yang mengorkestrasi seluruh rangkaian kegiatan.
Dipercaya oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Pesisir Selatan, San Alida Managemen menghadirkan konsep acara bertajuk Semarak Idul Fitri yang berlangsung selama empat hari, 22 hingga 25 Maret. Dengan pengalaman yang telah teruji, EO ini mampu meramu kegiatan menjadi perpaduan harmonis antara hiburan modern, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kreatif.
Sejak hari pertama, panggung telah dihidupkan dengan penampilan artis lokal seperti Haruhito, Mutiara Aprizal, serta Sanastik Band. Memasuki hari kedua, suasana semakin semarak dengan kehadiran Roma Mangganas, Rere Velangi, hingga duet Dede dan Vika.
Namun, kekuatan utama dari konsep yang diusung San Alida Managemen terlihat pada hari ketiga dan keempat, saat panggung sepenuhnya diberikan kepada generasi muda dan pelaku seni tradisional. Penampilan kesenian daerah oleh siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk rabab dan randai dari Sanggar Pincuran Batu, menjadi bukti komitmen dalam menjaga warisan budaya.
Puncak acara pada malam penutupan menghadirkan deretan artis ternama Sumatera Barat seperti David Iztambul, Damonok, Mak Lepoh, Ajo Latuih, serta Haruhito yang tampil bersama Saranusa Band. Ribuan pengunjung tampak memadati kawasan wisata, menandai tingginya antusiasme masyarakat.
Pimpinan San Alida Managemen, Bunga Erviela Desarta, menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja tim dan dukungan berbagai pihak.
“Konsep yang kami usung bukan hanya hiburan, tetapi bagaimana menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat, sekaligus mengangkat budaya lokal dan mendorong ekonomi kreatif. Kami ingin setiap kegiatan memiliki nilai dan dampak yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kepercayaan yang kembali diberikan oleh pemerintah daerah menjadi motivasi bagi timnya untuk terus berinovasi.
“Ini bukan pertama kalinya kami dipercaya menangani event besar. Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab yang kami jawab dengan kerja maksimal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan,” tambahnya.
Mengusung tema “Pariwisata Berseri, Budaya Lestari, Pemuda Penggerak Hati, Ekonomi Kreatif Tumbuh Mandiri,” San Alida Managemen berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai penyelenggara yang tidak hanya fokus pada kemeriahan, tetapi juga pada kualitas dan dampak kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Ronald Bernando, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja San Alida Managemen dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Semarak Idul Fitri tahun ini.
Menurutnya, penyelenggaraan event berjalan dengan tertib, terkonsep dengan baik, serta mampu menghadirkan hiburan yang berkualitas tanpa mengesampingkan nilai budaya lokal. Ia menilai, profesionalisme yang ditunjukkan oleh tim EO menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat wisatawan dan meningkatkan citra positif pariwisata Pesisir Selatan.
“Kami mengapresiasi kerja luar biasa dari San Alida Managemen. Kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku seni lokal dan generasi muda untuk tampil. Ini sejalan dengan upaya kita dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis budaya,” ungkapnya.
Ronald juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan event organizer profesional seperti San Alida Managemen menjadi model sinergi yang perlu terus diperkuat ke depan, guna menghadirkan lebih banyak event berkualitas yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Kesuksesan Semarak Idul Fitri tahun ini semakin mengukuhkan posisi San Alida Managemen sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan event daerah, sekaligus menjadi contoh bagaimana sebuah event dapat dikelola secara profesional dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata Pesisir Selatan. RIKO