Wali Nagari Aur Begalung Apresiasi Rehabilitasi Jembatan Gantung yang Kembalikan Akses Pertanian Warga
- Nov 25, 2025
- RikoSajo
- Kabar Nagari
PESISIR SELATAN, — Wali Nagari Aur Begalung, Musrial, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang mulai merehabilitasi jembatan gantung penghubung utama ke area pertanian warga. Jembatan yang melintasi Sungai Batang Bayang itu sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.
Musrial mengatakan, perbaikan ini sangat ditunggu masyarakat karena jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan petani untuk membawa hasil panen dari ladang menuju permukiman. Ia menyebut, kondisi jembatan yang telah berusia lebih dari 20 tahun itu memang sudah tidak layak dan memerlukan penanganan segera.
“Jembatan ini dibangun pada 2004 melalui PNPM dan menjadi urat nadi pergerakan hasil pertanian kami. Rehabilitasi yang dilakukan pemerintah daerah sangat kami apresiasi karena menyangkut keselamatan dan perekonomian masyarakat,” ujar Musrial.
Warga setempat juga turut menyambut baik perbaikan tersebut. Budi Hartono, salah seorang warga, menuturkan bahwa selama ini masyarakat merasa was-was ketika melintasi jembatan, terlebih saat membawa hasil tani menggunakan sepeda motor. Menurutnya, kabar rehabilitasi ini menjadi angin segar bagi petani di Aur Begalung maupun nagari tetangga seperti Talaok.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah. Dengan kondisi jembatan yang lebih aman, aktivitas membawa hasil pertanian tentu lebih lancar,” kata Budi, Selasa (25/11/).
Pemerintah nagari berharap, rehabilitasi ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas. Selain itu, perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi biaya angkut hasil pertanian yang selama ini sering terkendala kondisi jembatan yang rusak.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan, Fahrezi Eka Siska, menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp400 juta melalui APBD Perubahan untuk rehabilitasi jembatan. Pekerjaan meliputi penggantian lantai kayu dengan plat baja bermotif kembang, pemasangan gelagar memanjang dari besi unp, plat buhur dudukan diagonal, skor kaku, serta pengecatan ulang.
Fahrezi menargetkan proses rehabilitasi selesai sebelum akhir tahun. Ia menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan infrastruktur pendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat di nagari tersebut.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan jalur pertanian tetap layak dan aman digunakan. Dengan perbaikan ini, kami berharap mobilitas warga kembali normal dan lebih nyaman,” ujarnya.
Masyarakat Aur Begalung pun optimistis bahwa proyek ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian maupun keamanan warga yang selama ini sangat bergantung pada jembatan gantung tersebut. Pemerintah daerah menegaskan akan terus memperhatikan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Reman Tanjung