ANTUSIASME TINGGI, Warga Padati Stand GPM di Pembukaan TMMD 2026

  • Feb 11, 2026
  • Admin : Riko Candra

PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Perikanan dan Pangan mendapat sambutan antusias masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Koto Barapak, Kecamatan Bayang, Selasa (10/2/2026), bertepatan dengan pembukaan TMMD ke-127 TA 2026 Kodim 0311/Pessel.

Sejak pagi, warga tampak memadati stan GPM untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar. Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras, telur, minyak goreng, gula, serta beberapa bahan pokok lainnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal, mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan TMMD ke-127 sekaligus upaya stabilisasi harga dan pasokan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah, agar tetap mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, GPM merupakan program strategis Badan Pangan Nasional bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok serta menekan laju inflasi. Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar atau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Melalui kerja sama antara pemerintah dan produsen pangan, GPM diharapkan mampu memitigasi dampak kenaikan harga bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih.

“GPM bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari upaya membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan inklusif. Harapannya, ketahanan pangan masyarakat dapat terus terjaga ke depan,” tambahnya.

Kehadiran Gerakan Pangan Murah dalam rangkaian TMMD ke-127 ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. RIKO