Bupati Hendrajoni Keluarkan Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem di Pesisir Selatan
- Dec 11, 2025
- Admin : RikoSajo
PESISIR SELATAN, - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan meningkatkan kewaspadaan publik setelah prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari mendatang. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, secara resmi mengeluarkan imbauan kepada masyarakat melalui surat edaran tertanggal 11 Desember 2025.
Dalam edaran bernomor 400/98/Kesra-PS/XII/2025 itu, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa keadaan cuaca di wilayah Pesisir Selatan belum sepenuhnya kondusif. Intensitas hujan yang cenderung tinggi dikhawatirkan meningkat dan berpotensi menimbulkan banjir, longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat.
Surat tersebut ditujukan kepada seluruh camat, wali nagari, dan pengurus masjid se-Kabupaten Pesisir Selatan. Pemerintah daerah meminta seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan nagari untuk memperkuat kesiapsiagaan serta menyosialisasikan peringatan dini terhadap masyarakat.
Dalam imbauannya, Bupati Hendrajoni meminta masyarakat tetap waspada terhadap seluruh potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Ia menegaskan bahwa kewaspadaan publik perlu ditingkatkan demi mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material.
Selain itu, masyarakat diminta mengambil langkah antisipatif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah mengingatkan agar warga tetap berhati-hati saat berpergian, memastikan keamanan lingkungan, dan menghindari area rawan saat curah hujan meningkat.
Bupati Hendrajoni juga mengingatkan masyarakat untuk hanya merujuk pada informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan cuaca. Ia menekankan pentingnya menghindari kabar yang tidak jelas sumbernya agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi menyesatkan.
Salah satu poin yang menjadi perhatian ialah ajakan kepada seluruh pengurus masjid di Pesisir Selatan untuk menggelar zikir dan doa bersama. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung serentak pada Jumat, 12 Desember 2025, setelah pelaksanaan salat Jumat.
Bupati menyebut kegiatan doa bersama merupakan bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Pesisir Selatan memohon perlindungan dari berbagai potensi bencana. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi penguat moral di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Camat dan wali nagari juga diminta menyampaikan dan memastikan penyebaran edaran tersebut hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah daerah menilai peran pemerintah tingkat lokal sangat penting dalam mendukung upaya mitigasi bencana.
Dalam kesempatan itu, Bupati Hendrajoni juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan dan tidak menyumbat aliran air dengan sampah. Menurutnya, langkah kecil di tingkat rumah tangga turut membantu mengurangi risiko banjir.
Selain upaya teknis, pemerintah daerah menegaskan kembali pentingnya koordinasi antarinstansi dan masyarakat dalam menghadapi situasi cuaca ekstrem. Kolaborasi yang baik dinilai mampu mempercepat penanganan jika terjadi keadaan darurat.
Melalui edaran itu, Bupati Hendrajoni berharap seluruh masyarakat dapat melaksanakan imbauan yang telah disampaikan. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berlanjut. Koko