Bupati Perintahkan Penanganan Kilat Saat Sungai Batang Bayang Gerus Jalur Darurat

  • Dec 10, 2025
  • Admin: RikoSajo

PESISIR SELATAN, MinangNagari.kim.id — Hujan intens yang mengguyur wilayah Pesisir Selatan sejak Selasa malam memicu lonjakan debit Sungai Batang Bayang pada Rabu pagi. Kondisi ini kembali menimbulkan ancaman serius terhadap akses darurat yang menjadi jalur utama distribusi bantuan ke empat nagari di Kecamatan Bayang Utara.

Pemerintah daerah melaporkan bahwa aliran sungai yang semakin deras mulai menggerus badan jalan darurat di sejumlah titik. Jalur ini sebelumnya dibuka sebagai solusi sementara setelah akses utama rusak parah dihantam banjir dan longsor pada awal pekan.

Situasi di lapangan semakin dinilai kritis karena jalur alternatif tersebut merupakan satu-satunya rute yang dapat dilalui kendaraan logistik menuju wilayah terdampak. Gangguan pada jalur ini dapat memperlambat suplai makanan, air bersih, hingga bantuan medis.

Menyadari urgensi tersebut, Bupati Pesisir Selatan bergerak cepat bersama Dandim 0311 serta Kapolres Pessel. Ketiganya turun langsung meninjau kondisi jalur dan titik rawan untuk memastikan penanganan awal dapat segera dilakukan.

“Kita tidak bisa menunggu sampai akses ini benar-benar terputus. Bantuan harus terus berjalan demi kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati kepada para petugas, menekankan bahwa distribusi logistik tidak boleh terhenti.

Dalam kunjungan itu, Bupati memerintahkan operator alat berat untuk melakukan penataan ulang alur sungai. Pengaturan arus dinilai penting agar derasnya air tidak langsung menghantam bagian jalan yang baru diperbaiki.

Sejumlah titik di sepanjang jalur darurat juga dilaporkan mengalami longsor ringan. Tumpukan material tanah, batu, dan batang kayu yang terbawa arus membuat kendaraan bantuan harus bergerak lebih lambat demi menghindari kecelakaan.

Petugas gabungan dari TNI dan Polri terus melakukan pembersihan material dengan perlengkapan manual. Upaya ini menjadi kunci agar jalur distribusi tetap terbuka meskipun kondisi cuaca belum stabil.

Pihak berwenang menyebutkan bahwa pekerjaan di lapangan berlangsung dengan penuh kehati-hatian. Hujan yang masih turun sporadis meningkatkan potensi longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan tim.

Bupati kembali mengingatkan seluruh personel untuk tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan selama proses penanganan berlangsung. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca masih fluktuatif dan perubahan debit air dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pemerintah daerah tengah menyiapkan skema penanganan permanen untuk pemulihan akses di wilayah terdampak. Namun, langkah jangka pendek melalui stabilisasi jalur sementara menjadi fokus utama dalam situasi darurat ini.

Bupati memastikan bahwa pemerintah hadir penuh dalam proses pemulihan. Ia menekankan pentingnya kecepatan, koordinasi, dan sinergi antarinstansi guna meringankan beban masyarakat yang masih terdampak bencana.

“Pemerintah tidak akan meninggalkan warga. Kami terus bekerja agar kondisi di Bayang Utara segera pulih dan kehidupan masyarakat kembali normal,” tutupnya. Koko