GOTONG ROYONG TNI–Rakyat, TMMD 127 Wujudkan Jalan Baru Antar Nagari
- Feb 12, 2026
- Admin : Riko Candra
PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI - Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0311/Pessel terus mempercepat pengerjaan pembukaan jalan baru di wilayah Kecamatan Bayang. Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD tahun ini.
Pada Kamis (12/2/2026), personel Satgas bersama masyarakat setempat terlihat bahu-membahu merapikan badan jalan yang telah dibuka menggunakan alat berat. Selain mengoperasikan excavator untuk proses perataan, prajurit TNI dan warga juga melakukan gotong royong membersihkan sisi kiri dan kanan jalan.
Kegiatan di lapangan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0311/Pessel, Lettu Inf Nasriwan, yang juga dipercaya sebagai Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-127. Ia turun langsung memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 4.300 meter dengan lebar enam meter. Akses baru tersebut akan menghubungkan Nagari Talaok, Nagari Gurun Panjang Utara, dan Nagari Koto Berapak, sehingga diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah.
Setelah proses pembukaan dan perataan badan jalan selesai, Satgas melanjutkan pekerjaan dengan pembentukan bahu jalan serta penggalian parit di sepanjang sisi jalan. Saluran tersebut dibuat untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah genangan yang berpotensi merusak konstruksi jalan.
Lettu Inf Nasriwan menegaskan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan rakyat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi energi utama dalam mempercepat penyelesaian target TMMD.
“Gotong royong ini bukan sekadar membantu pekerjaan fisik, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.
Program TMMD Ke-127 TA 2026 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi warga, terutama dalam membuka akses transportasi yang lebih memadai.
Keberadaan jalan baru diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mempermudah distribusi hasil pertanian.
Dengan akses yang semakin terbuka, aktivitas ekonomi warga di tiga nagari tersebut diharapkan meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan. RIKO