Jalan Tembus Bukit Tambun Tulang, Hadirkan Asa Baru bagi Warga Gurun Panjang Utara
- Feb 22, 2026
- Admin : Riko Candra
PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI.KIM.ID - Rasa syukur dan terima kasih mengalir dari warga Desa Kembangan atas kerja keras Satgas TMMD ke-127 Kodim 0311/Pessel yang membuka akses jalan tembus di Kampung Bukit Tambun Tulang, Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
Jalan yang dulu hanya berupa lintasan sulit kini perlahan berubah menjadi akses yang layak dilalui.
Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan akan infrastruktur.
Di sepanjang trase jalan yang dibuka, tampak personel TNI bersama warga bekerja bahu-membahu. Tanah diratakan, semak dibersihkan, dan jalur diperlebar agar dapat dilalui kendaraan. Proses itu bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun harapan baru.
Selama ini, warga harus melewati jalan setapak dan pematang sawah untuk beraktivitas. Saat musim hujan, jalur tersebut menjadi licin dan berisiko. Kini, dengan adanya jalan tembus, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman.
Dansatgas TMMD ke-127, Theodurus Sambua, menegaskan bahwa pembangunan jalan ini bertujuan memperlancar mobilitas warga, terutama para petani, agar hasil panen dapat diangkut dengan lebih cepat dan efisien.
“Kami berharap jalan ini bisa membawa manfaat besar bagi warga dan menjadi sarana untuk meningkatkan perekonomian desa,” ungkapnya.
Bagi anak-anak, jalan baru ini menghadirkan cerita berbeda. Azzam, salah seorang siswa di kampung tersebut, mengaku sangat bahagia karena kini ia dan teman-temannya tidak lagi harus berjalan di atas pematang sawah untuk pergi ke sekolah.
“Sekarang lebih mudah dan tidak takut terpeleset,” ucapnya polos, menggambarkan perubahan sederhana namun bermakna besar bagi kehidupan mereka.
Jalan tembus Bukit Tambun Tulang bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan harapan warga akan masa depan yang lebih baik. Dari tanah yang diratakan itu, tumbuh optimisme bahwa pembangunan desa akan terus bergerak maju bersama semangat kebersamaan. Riko