Naik Trail, Ketua Tim Wasev Pantau Pembukaan Jalan Baru di Talaok

  • Feb 23, 2026
  • Admin : Riko Candra

PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI.KIM.ID -Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD yang dipimpin Brigjen TNI Gusti Wardana meninjau langsung lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0311/Pesisir Selatan, Senin (23/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Gusti Wardana meninjau progres pembukaan jalan baru yang menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun ini. Dengan mengendarai motor trail, ia menyusuri medan jalan yang tengah dikerjakan bersama personel Satgas TMMD.

Ketua Tim Wasev itu didampingi Dandim 0311/Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T., M.Han., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka melihat langsung perkembangan pembukaan jalan yang berlokasi di Nagari Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Brigjen TNI Gusti Wardana mengapresiasi pelaksanaan TMMD Ke-127 Kodim 0311/Pessel, baik dari sisi kegiatan fisik maupun nonfisik yang dilaksanakan oleh personel Satgas bersama masyarakat.

Menurutnya, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.

“Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif serta membantu meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar Gusti Wardana.

Sementara itu, Dandim 0311/Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua menjelaskan, pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026 meliputi berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, termasuk pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Untuk sasaran fisik utama, kata Dandim, dilakukan pembukaan jalan baru sepanjang 4,3 kilometer yang dimulai dari Nagari Talaok, melewati Nagari Gurun Panjang Utara, dan berakhir di Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang.

Selain itu, kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat dan pelajar di wilayah sasaran TMMD juga terus digencarkan. Program tambahan lainnya meliputi pembangunan MCK, penyediaan sumber air bersih, kegiatan ketahanan pangan, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit.

“Rehab RTLH dilakukan di tiga nagari, yakni dua unit di Nagari Talaok, dua unit di Nagari Gurun Panjang Utara, dan satu unit di Nagari Koto Berapak,” tutupnya Letkol Czi Theodurus Sambua. Riko