Bawaslu Pesisir Selatan Perkuat Tata Kelola Arsip, Gandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
- Dec 24, 2025
- Admin : RikoSajo
PESISIR SELATAN, MimbarNagari.kim.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terus memperkuat tata kelola administrasi kelembagaan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar pembinaan pengelolaan kearsipan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (24/12).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Pesisir Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalitas lembaga pengawas pemilu, khususnya dalam mewujudkan tertib administrasi dan akuntabilitas kelembagaan.
Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi, menyampaikan bahwa pembinaan kearsipan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman jajaran sekretariat terkait pengelolaan arsip sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen administratif, melainkan elemen penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan kinerja lembaga pengawas pemilu dari waktu ke waktu.
“Pembinaan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya. Pada tahap ini, fokus pembahasan lebih diarahkan pada aspek teknis pemilahan arsip berdasarkan jenis dan masa retensi, khususnya arsip periode 2017 hingga 2019,” ujar Rinaldi.
Ia menjelaskan, penetapan masa retensi arsip secara substansi mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 14 Tahun 2020. Untuk memudahkan pengelolaan, arsip Bawaslu Pesisir Selatan dikelompokkan ke dalam tiga periode besar.
Pengelompokan tersebut meliputi arsip tahun 2017–2019, arsip periode 2020–2023, serta arsip tahun 2024–2025. Pembagian ini dinilai efektif untuk mempermudah proses pemilahan, penataan, hingga penyusutan arsip sesuai ketentuan.
Rinaldi berharap, melalui pendampingan langsung dari arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, tata kelola arsip di lingkungan Bawaslu Pesisir Selatan dapat berjalan lebih sistematis, tertib, dan sesuai standar kearsipan nasional.
Selain pemaparan materi, peserta juga dibekali pengalaman praktik langsung, mulai dari proses pemilihan arsip hingga penyusunan daftar arsip dinamis dan arsip statis yang menjadi bagian penting dalam manajemen kearsipan lembaga.
“Bawaslu Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan internal, termasuk dalam aspek administrasi dan kearsipan, sebagai fondasi penguatan kelembagaan yang profesional dan akuntabel,” tegas Rinaldi.
Sementara itu, Arsiparis Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Windy Febrionellin, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi antarlembaga pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan mudah diakses, sehingga dokumen kelembagaan dapat ditemukan dengan cepat ketika dibutuhkan untuk kepentingan administrasi maupun pertanggungjawaban.
“Harapan kami, pendampingan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan pengelola arsip di Bawaslu Pesisir Selatan, sehingga arsip yang diciptakan tertata rapi dan mudah ditelusuri sewaktu-waktu,” ujar Windy.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan juga menurunkan Arsiparis Ahli Pertama Rizky Silvia serta staf Rade Pratika untuk mendampingi proses pembinaan dan praktik pengelolaan arsip secara langsung. Riko