GEBRAKAN EKONOMI NAGARI ! Bumdes Anak Salido Tanam 2.500 Batang Cabai

  • Feb 12, 2026
  • Admin : Riko Candra
  • Kabar Nagari

PESISIR SELATAN, MIMBARNAGARI -  Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Anak Salido, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, melakukan penanaman cabai secara massal pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat berbasis nagari.

Penanaman dilaksanakan di atas lahan milik salah seorang warga Pasar Salido, Yusriandi, dengan luas sekitar 29 x 105 meter persegi. Lahan tersebut dimanfaatkan secara produktif melalui kerja sama antara pemilik lahan dan pengelola Bumdes.

Sebanyak kurang lebih 2.500 batang cabai ditanam dalam kegiatan tersebut. Komoditas cabai dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi serta permintaan pasar yang relatif stabil, terutama di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya.

Direktur Bumdes Anak Salido, Roma Rio Bernando, ST.P, mengatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret Bumdes dalam mengembangkan sektor pertanian produktif. 

Menurutnya, pengelolaan yang terencana diharapkan mampu memberikan keuntungan berkelanjutan bagi nagari.
Ia menjelaskan, selain berorientasi pada profit, program ini juga bertujuan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. 

Dengan melibatkan warga dalam proses penanaman hingga panen, Bumdes ingin menciptakan efek ekonomi berganda di tingkat lokal.

Kegiatan penanaman turut dihadiri Ketua Bamus Nagari Salido, Rivo Rafelimando, M.Pd, Wali Nagari Salido, Roni Marta Gusrianto, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pesisir Selatan, Ir. Alizon. Kehadiran unsur pemerintahan dan pendamping desa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha nagari.

Wali Nagari Salido, Roni Marta Gusrianto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bumdes dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah nagari, Bumdes, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program pemberdayaan ekonomi desa.

Sementara itu, Ketua Bamus Nagari Salido,Rivo Rafelimando, M.Pd menegaskan pentingnya pengawasan dan tata kelola yang transparan dalam setiap program usaha nagari. Menurutnya, akuntabilitas menjadi faktor utama agar Bumdes mampu tumbuh sehat dan dipercaya masyarakat.

Ir. Alizon selaku TAPM Kabupaten Pesisir Selatan juga mendorong agar pengembangan usaha pertanian ini dilengkapi dengan perencanaan pemasaran yang matang. Ia menyarankan agar Bumdes membangun jejaring distribusi sehingga hasil panen dapat terserap maksimal oleh pasar.

Para pengurus dan pengawas Bumdes Anak Salido yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan komitmen untuk mengawal proses budidaya secara intensif, mulai dari pemeliharaan, pemupukan hingga pengendalian hama. Pendampingan teknis akan dilakukan agar hasil panen sesuai target.

Dengan ditanamnya 2.500 batang cabai di lahan seluas hampir tiga ribu meter persegi tersebut, Bumdes Anak Salido optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan nagari. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan usaha desa yang produktif dan berkelanjutan di Pesisir Selatan. Riko