Gebrakan Hendrajoni! Pesisir Selatan Kantongi 1.000 Unit Rumah Subsidi dan Tambahan Bedah Rumah
- Jun 03, 2026
- Admin : Riko Candra
JAKARTA, MIMBARNAGARI – Komitmen Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat kembali membuahkan hasil. Melalui kunjungan kerja langsung ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026), Pemkab Pesisir Selatan berhasil mengamankan dua program strategis perumahan yang akan menjadi angin segar bagi ribuan warga.
Didampingi Sekretaris Daerah, Zainal Arifin serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Lingkungan Hidup (Perkimtan LH), Roli Buchori. Hendrajoni melakukan pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman.
Dari pertemuan tersebut, Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh tambahan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, sekaligus kuota 1.000 unit rumah subsidi melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata strategi jemput bola yang terus dilakukan pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.
“Banyak masyarakat, termasuk ASN, P3K, TNI dan Polri yang telah lama mengabdi namun belum memiliki rumah yang layak dan representatif. Program ini menjadi solusi nyata bagi mereka untuk memiliki hunian sendiri dengan skema yang terjangkau,” ujar Hendrajoni.
Program KPR FLPP yang berhasil diperoleh tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tenaga P3K Paruh Waktu, anggota TNI, serta Polri.
Kabar baik lainnya, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan pembangunan fasilitas umum bagi kawasan perumahan yang memiliki sedikitnya 100 unit rumah. Fasilitas tersebut akan dibangun langsung oleh Kementerian PKP sehingga dapat mengurangi beban pengembang sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
“Kuota 1.000 rumah subsidi ini merupakan peluang besar bagi masyarakat Pesisir Selatan. Ditambah dengan dukungan pembangunan fasilitas umum dari pemerintah pusat, program ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi daerah,” kata Hendrajoni.
Sebagai tindak lanjut, pada Senin (8/6) mendatang, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dijadwalkan menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman guna membahas tahapan pelaksanaan program tersebut.
Rapat akan melibatkan pemerintah daerah, pengembang perumahan, dan pihak perbankan sebagai penyalur pembiayaan agar proses pembangunan dan penyaluran rumah subsidi dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Dengan tambahan program bedah rumah dan kuota 1.000 rumah subsidi ini, Pemkab Pesisir Selatan optimistis kebutuhan hunian masyarakat akan semakin terpenuhi. Di sisi lain, pembangunan sektor perumahan juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Riko