SAH !! Tanpa Voting, N Riswandi “Acik” Resmi Pimpin IKWAL IV Jurai

  • May 02, 2026
  • Admin : Riko Candra

PESSEL, MIMBARNAGARI– Konsolidasi organisasi perantau asal Lengayang di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, memasuki babak baru. N Riswandi atau yang akrab disapa Acik resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Wilayah Lengayang (IKWAL) IV Jurai periode 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Keputusan tersebut diambil dalam forum yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Painan, Sabtu (2/5/2026), bersamaan dengan kegiatan halal bihalal warga Lengayang. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya proses penetapan.

Berbeda dari pola pemilihan pada umumnya, forum ini tidak menempuh jalur voting. Lima orang tim formatur yang telah dikukuhkan sebelumnya oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menjadi penentu arah keputusan melalui kesepakatan bersama.

Formatur tersebut terdiri dari Ir Rizal Mala, Nofrizal, Yoni Syafrizal, Wendrianto, dan N Riswandi. Hasilnya, nama Acik mengerucut sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin organisasi perantau tersebut ke depan.

Bupati Hendrajoni yang hadir langsung dalam kegiatan itu menilai proses pemilihan melalui musyawarah mencerminkan kedewasaan berorganisasi. Ia menyebut, kekompakan menjadi modal utama dalam menjalankan roda organisasi.

“Ini contoh baik bagaimana organisasi dibangun dengan kebersamaan, bukan kompetisi yang memecah. Saya berharap kepengurusan baru bisa langsung bekerja,” ujar Hendrajoni.

Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi perantau dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat konektivitas antara masyarakat di kampung halaman dan di perantauan.

“Perantau punya jaringan luas dan sumber daya yang besar. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi kekuatan luar biasa bagi daerah,” katanya.

Ketua panitia, Nofrizal, menyebut seluruh tahapan berjalan kondusif tanpa dinamika berarti. Menurutnya, kesepakatan yang dihasilkan menjadi bukti kuatnya nilai musyawarah di tengah masyarakat Lengayang.

Selain menetapkan ketua, tim formatur juga langsung menyusun komposisi inti kepengurusan. Nofrizal dipercaya sebagai wakil ketua, Wendrianto sebagai sekretaris, Zulbakri sebagai wakil sekretaris, dan Mugi Rahayu sebagai bendahara.

Struktur tersebut diharapkan mampu bekerja cepat dalam merumuskan program strategis, terutama yang berkaitan dengan kontribusi perantau terhadap pembangunan daerah.

Di hadapan peserta yang hadir, N Riswandi menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama.

“Kepemimpinan ini bukan milik saya pribadi, tetapi milik seluruh anggota. Kita harus bergerak bersama,” ucapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan IKWAL sebagai wadah yang inklusif dan produktif, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat Lengayang tanpa sekat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Evafauza Yuliasman Datuak Tigo Lareh menilai momentum tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat persatuan warga, baik di ranah maupun di rantau.

Menurutnya, organisasi perantau tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga harus mampu menjadi jembatan aspirasi dan solusi bagi berbagai persoalan sosial.

“Kalau solid, organisasi ini bisa besar. Tapi kalau terpecah, potensinya akan hilang,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga kekompakan, menghindari konflik internal, serta mendukung kepengurusan yang telah terbentuk.

Dengan kepemimpinan baru di tangan N Riswandi, IKWAL IV Jurai kini dihadapkan pada ekspektasi besar untuk tampil lebih progresif, tidak hanya sebagai simbol kebersamaan, tetapi juga sebagai kekuatan nyata dalam mendorong kemajuan Pesisir Selatan. RIKO